Teknologi Informasi dan Komunikasi

Salam kreatif… (sedang proses under construction)
Setelah berselancar (browsing) menyusuri berbagai artikel dengan kata kunci yang Anda masukkan pada mesin pencari, saat ini Anda terdampar pada blog Multimedia Pembelajaran Interaktif. Semoga kata kunci yang Anda masukkan…selengkapnya

  • Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)
    Tidak terbayangkan bahwa teknologi akan secanggih sekarang. Apabila kita mencoba merenungkan sejenak, dan kita tarik garis waktu. Berawal dari tahun 90an hingga sekarang, sungguh menjadikan kita harus melek teknologi. Teknologi yang berkembang dari waktu ke waktu betapa pesatnya.
    Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) tidak lebih hanya sekedar alat. Letak geografi yang saling berjauhan, berlainan suku bangsa, bahasa, dan bahkan lintas negara, hal itu bukan lagi sebagai kendala dan penghalang untuk saling berkomunikasi, bertukar informasi. Diera serba teknologi, dalam kehidupan ini sangat terbantu oleh kehadirannya, tidak terkecuali dunia pendidikan. berkut selengkapnya
  • Berpacu dalam teknologi
  • Diera teknologi informasi yang tumbuh, berkembang, dan masuknya ke Indonesia selalu membuat tantangan baru bagi tenaga pendidik/guru. Dengan rutinitas pendidik/guru, yang dilakukan setiap hari memberikan pengajaran dan pembelajaran kepada peserta didik sudah berat. Ditambah harus menghadapi tantangan…selengkapnya

    Teknologi Informasi dan Komunikasi

    Tidak terbayangkan bahwa teknologi akan secanggih sekarang. Apabila kita mencoba merenungkan sejenak, dan kita tarik garis waktu. Berawal dari tahun 90an hingga sekarang, sungguh menjadikan kita harus melek teknologi. Teknologi yang berkembang dari waktu ke waktu betapa pesatnya.
    Teknologi Informasi dan Komunikasi Information Technology and Communication (TIK/ICT) tidak lebih hanya sekedar alat. Letak geografi yang saling berjauhan, berlainan suku bangsa, bahasa, dan bahkan lintas negara, hal itu bukan lagi sebagai kendala dan penghalang untuk saling berkomunikasi, bertukar informasi. Diera serba teknologi, dalam kehidupan ini sangat terbantu oleh kehadirannya, tidak terkecuali dunia pendidikan.
    1. TIK untuk pendidikan
    Mengkategorikan TIK dalam penggunaanya dilingkungan pendidikan. TIK sebagai alat bantu komunikasi, penyebaran informasi, menyimpan informasi, manipulasi, pengembangan, dll. TIK dikategorian menjadi:
    1. ICT as a subject (i.e., computer studies)
    2. ICT as a tool to support traditional subjects (i.e., computer-based learning, presentation, research)
    3. ICT as an administrative tool (i.e., education management information systems/EMIS)
    4. ICT as a medium of knowledge exchange (wikipedia)
    2. E-Learning
    Kategori yang teridiri 4 point di atas bahwa, TIK/ICT sebagai subjek, sebagai media atau alat dalam mendukung proses belajar dan pembelajaran, sebagai alat untuk administrasi, dan sebagai media pertukaran pengetahuan. Pemanfaatan media elektronik. Inti dari pada TIK adalah pemanfaatan dan penggunaan media elektronik (dan komputer) untuk proses pembelajaran. Pemanfaatkan media elektronik disebut e-learning. E-learning gabungan dua kata, kata yang pertama adalah elektronik yang disingkat (e), kata yang kedua learning (pembelajaran), sehingga menjadi e-learning.
    E-learning mencakup semua bentuk elektronik didukung belajar dan mengajar, termasuk teknologi pendidikan. Para informasi dan sistem komunikasi, apakah pembelajaran jaringan atau tidak, berfungsi sebagai media tertentu untuk melaksanakan proses pembelajaran. (wikipedia)
    e-learning. eLearning includes all forms of electronically supported learning and teaching, including educational technology. The information and communication systems, whether networked learning or not, serve as specific media to implement the learning process.[1] This often involves both out-of-classroom and in-classroom educational experiences via technology, even as advances continue in regard to devices and curriculum. Abbreviations like CBT (Computer-Based Training), IBT (Internet-Based Training) or WBT (Web-Based Training) have been used as synonyms to e-learning.

    E-learning is the computer and network-enabled transfer of skills and knowledge. E-learning applications and processes include Web-based learning, computer-based learning, virtual education opportunities and digital collaboration. Content is delivered via the Internet, intranet/extranet, audio or video tape, satellite TV, and CD-ROM. It can be self-paced or instructor-led and includes media in the form of text, image, animation, streaming video and audio.

    It is commonly thought that new technologies can make a big difference in education.[2] In particular, children can interact with new media, and develop their skills, knowledge, perception of the world, under their parents’ monitoring, of course. Many proponents of e-learning believe that everyone must be equipped with basic knowledge in technology, as well as use it as a medium to reach a particular goal. (wikipedia)

    e-learning is commonly referred to the intentional use of networked information and communications technology in teaching and learning. A number of other terms are also used to describe this mode of teaching and learning. They include online learning, virtual learning, distributed learning, network and web-based learning. Fundamentally, they all refer to educational processes that utilize information and communications technology to mediate asynchronous as well as synchronous learning and teaching activities. (Naidu, 2006)[1] While, Derek Stockley (2006)[2] define e-learning as the delivery of a learning, training or education program by electronic means. E-learning involves the use of a computer or electronic device (e.g. a mobile phone) in some way to provide training, educational or learning material. 
    3. Blended Learning
    Blended learning adalah kombinasi proses belajar mengajar face-to-face di kelas, menggunakan alat bantu media elektronik (komputer) sebagai media. Media elektronik meliputi penggunakaan komputer/notebook, SmartBoard, infocus, jaringan internet, intranet, LAN, WAN, semua aplikasi yang mendukung proses blended learning, dan menggunakan semua konsep dalam proses belajar dan pembelajaran di kelas, maupun di luar kelas.
    Blended learning is education that combines face-to-face classroom methods with computer-mediated activities.[1] According to its proponents, the strategy creates a more integrated approach for both instructors and students.
    The terms “blended,” “hybrid,” “technology-mediated instruction,” “web-enhanced instruction,” and “mixed-mode instruction” are often used interchangeably in current research literature.[2] However, recent researchers in the United States tend to use the term “blended learning” with more regularity. current research literature.[2] However, recent researchers in the United States tend to use the term “blended learning” with more regularity. (wikipedia).
    Face-to-Face + Synchronous Conversations + Asynchronous Interactions = Strong Online Learning Environment And if distance learning is to have the level of quality that we dream for it, we as educators need to proactively be a part of the Blended Learning that is inevitably coming our way. There’s no denying it’s here and growing, and teachers can no longer put their fingers in their ears, yell, la-la-la, and pretend that they have some say in whether or not online learning will be a part of education’s future. It’s not a question of if; it’s a question of how. In fact, teachers must be an active part of designing online learning’s rigor and quality or they will be left in the dust.
    Dari paparan di atas tentang TIK untuk pendidikan, e-learning, m-learning (mobile learning), multimedia learning, Computer-Based Training, IBT (Internet-Based Training), WBT (Web-Based Training), distance learning, blended learning, dll. Semua itu adalah bertujuan pada mempermudah pemahaman pada proses belajar dan pembelajaran yang berorientasi pada peserta didik, dengan menggunakan berbagai peralatan media elektronik. Untuk melakukan proses tersebut seorang pendidik, instruktur, guru/dosen, tidak dapat berjalan sendiri. Diperlukan dukungan berbagai pihak, dan bersinergi antara dengan orang-orang yang kompeten dibidangnya masing-masing di bidang TIK. Untuk blended learning, diperlukan persiapan materi bahan ajar untuk jangka pendek (synchronouse e-learning) dan jangka panjang (asynchronouse e-learning).
    Referensi
    Karya siswa SMK
    Contoh karya siswa SMK Multimedia. (sedang proses under construction)
    Contoh TIK untuk pendidikan
    TIK sebagai alat pembelajaran untuk Sekolah Dasar. Mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam. TIK untuk pendidikan, …ICT as a tool to support traditional subjects (i.e., computer-based learning, presentation, research)…  (sedang proses under construction)

    Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s